RUMAH SEHAT UNTUK GAYA HIDUP SEHAT

Rumah Sehat

Sebuah rumah hunian harus memperhatikan beberapa hal penting, salah satunya aspek kesehatan sehingga para penghuninya dapat beraktivitas dengan nyaman. Menurut Winslow, rumah sehat memiliki beberapa kriteria, yakni dapat memenuhi kebutuhan fisiologis dan psikologis; serta dapat menghindarkan terjadinya kecelakaan dan penularan penyakit. Untuk mewujudkan rumah yang sehat, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya:

  1. Ventiasi Udara

Ventilasi udara membuat kadar oksigen di dalam rumah tetap terjaga sekaligus menjaga kelembapan rumah. Penghawaan udara dalam rumah akan makin maksimal dengan sistem ventilasi silang atau cross ventilation. Jika tidak memungkinkan, bisa dibuat ventilasi lewat lubang-lubang angin. Selain itu, sebisa mungkin jangan menggunakan kipas angin, karena bisa menyebabkan flek pada paru-paru. Buatlah taman di teras atau di dalam rumah yang akan membantu proses produksi oksigen.

  1. Pencahayaan

Rumah dengan pencahayaan yang kurang akan sangat lembap, tidak nyaman dan rawan terhadap bibit penyakit. Umumnya, cahaya alami didapat lewat jendela, namun jika tidak memungkinkan, cahaya bisa diperoleh dari genteng kaca. Walaupun begitu, pencahayaan dalam rumah juga jangan terlalu berlebihan, karena selain panas, juga dapat membuat mata Anda sakit.

  1. Lantai

Lantai dengan daya serap air minim adalah syarat bagi rumah sehat. Lantai yang berdebu atau becek selain tidak nyaman juga bisa menjadi sarang penyakit. Gunakanlah produk tile dengan kualitas tinggi, Granito adalah homogenous tile yang terbuat dari material berkualitas sehingga lebih kuat dan tahan lama, Granito juga tersedia dengan berbagi pilihan motif dan tekstur. Selain dapat mempercantik rumah Anda, Granito juga dapat membantu Anda dalam mewujudkan rumah sehat karena memiliki daya serap air yang sangat rendah, yaitu <0,05%.

  1. Pembuangan Limbah

Rumah menghasilkan limbah kamar mandi, dapur dan sampah setiap harinya. Rumah sehat harus memiliki septic tank dan pembuangan limbah air yang tidak mencemarkan tanah dan air tanah serta tidak berbau. Posisi septic tank sebaiknya dibuat sejauh mungkin dengan pompa air. Selain itu, rumah sehat juga memiliki tempat pembuangan sampah yang tertutup agar tidak mencemari lingkungan sekitarnya. Pemisahan antara sampah organik dan anorganik juga sebaiknya dilakukan.

  1. Air Bersih

Ketersediaan air adalah salah satu aspek penting yang harus diperhatikan  dalam menciptakan rumah yang sehat. Kebutuhan air bersih bagi para penghuninya, yakni minimal 60 liter per hari per orang.

  1. Polusi dan Kontaminasi

Polusi dalam sebuah rumah biasanya dihasilkan dari asap dapur. Untuk itu, rumah sebaiknya memiliki pembuangan asap agar tidak mencemari ruangan lain.

Menciptakan sebuah rumah yang sehat nyatanya tak sulit kan? Tak hanya bermanfaat bagi tubuh penghuninya, rumah sehat juga bermanfaat bagi bumi.  Mari wujudkan rumah yang nyaman serta sehat. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

Referensi:

http://rumahminimalist-id.blogspot.com/

Berikan kami pemikiran anda